Senin, 12 September 2011

Aku Setinggi Pohon


Aaaaaaaa…. Semua berteriak sangat kencang saat naik trampolin. Kami salut dengan seorang anak kecil, kira-kira berumur 6 tahun. Ia naik trampolin tanpa rasa takut, malah ia mau lagi lagi dan lagi. Melihat anak itu kami jadi penasaran dan ingin menaikinya. Akhirnya kami putuskan untukmembeli tiket seharga 20.000 sekali naik. Cukup banyak yang ingin menaikinya jadi kami harus antri. Satu persatu kami lihat mereka yang naik. Ada yang berteriak sangat kencang, ada yang sampai menangis, tapi ada juga yang biasa-biasa saja. Ada juga seorang anak kecil, ia main dengan mulut yang slalu berbicara, membuat kami ketawa terbahak-bahak. Ia merengek ketakutan ,ia juga meminta panggilkan abinya, sebelumnya kakanya bilang naik trampoline enak, tapi kata si anak itu menakutkan, jadi ia berbiacara “apaan enak ih, heuuu abii.”  Sambil menangis. Tiba juga giliranku. Baru sebentar aku sudah berteriak, awalnya memang menakutkan sampai aku menutup mata.   

Aku bagaikan dilempar ke langit, tinggiku melebihi pohon, aku seperti dilempar lalu dijatuhkan kembali, seperti mati, mati rasanya. Dari atas sana aku bisa melihat dunia, semua orang seperti melihat ke arahku. Aku berteriak sekencang yang aku bisa, aku pegangan sekuat tenaga. Lompatan terakhir, aku turun dengan oleng, berjalan ke kanan dan ke kiri tidak teratur, sempat jatuh juga.

Banyak yang ketakutan dan akhirnya minta turun, seperti adikku, baru naik dan baru 1 lompatan  dia sudah minta turun, padahal orang-orang dibawahnya meminta untuk lanjutkan saja. Haha. Memang sangat gila ini permainan.ck. Membuat orang tertawa,berteriak, menangis, sampai hampir mati. Kapan-kapan kalian juga harus mencobanya. Terutama buat yang pengen banget terbang. Kita kaya terbang juga naik itu. Kalo ada trampolin kayanya aku pengen naik lagi deh.haha.

Dengarkan teriakkanku “Aaaaaaaaaaaaa….. aku tinggi, aku setinggi pohon”



Ramadhan berganti Syawal

30 hari tlah kita jalani, kini kita berpisah dengan bulan yang penuh berkah. Kalender menunjukkan bahwa Ramadhan berlangsung selama 29 hari,tapi ternyata dengan semua pertimbangan dilengkapi dengan bukti yang kuat, Ramadhan akhirnya ditambah lagi 1 hari menjadi 30 hari. Menurut hisab Ramadhan memang hanya berlangsung 29 hari, tapi bulan belum terlihat berada  diatas matahari. Yah, kebanyakan orang berharap puasa hanya 29 hari, tapi kalau memang belum saatnya masa kita lebaran kan ga boleh, islam kan telah menetapkan aturan yang jelas. Malam itu kami menunggu pengumuman dari Mentri Agama, sempat menunda sholat tarawih dan akhirnya memutuskan untuk melaksanakan sholat tarawih. 

Gema Takbir terdengar mulai dikumandangkan dari berbagai penjuru kota. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap malam takbiran kami berbuka diluar rumah, karena didalam telah dirapihkan untuk orang-orang yang zakat. Buka puasa malam ini adalah yang paling istimewa diantara 29 hari yang lain. Menu kali ini adalah sate kambing sarimendo, yup kebanyakan penjual sate kambing di Indonesia adalah orang Tegal, Tegal kota kelahiran abiku. Di kota Tegal ini ada sebuah restoran sate yang sangat terkenal dan diminati banyak orang yaitu sarimendo, semua telah mengakui kelezatan satenya, mm yummy.. Di Tegal orang-orang menyalurkan zakatnya langsung ke penerimanya, yaitu ke guru, guru adalah salah satu mustahik zakat yaitu jihad fisabilillah. Mustahik zakat adalah orang yang berhak menerima zakat. Mustahik zakat ada 8 yaitu, fakir, miskin, hamba sahaya, ‘amil, musafir, gharim, mu’alaf, jihad fisabilillah.

Bulan Syawal tlah tiba dengan sejuta senyuman diwajah umat islam. Di hari yang fitrah ini, semua umat muslim saling bermaaf-maafan, dan bersilaturahim. Setelah menunaikan sholat idul fitri seperti biasa kami sekeluarga mengunjungi makam mbah abah,dilanjutkan foto keluarga didepan rumah dan tepatnya didepan jalan, serunya berfoto disana adalah saat menunggu kamera memotret kami,dan ternyata ada kendaraan yang lewat, dan kami pun serentak berteriak ‘aaaaaaaaaaaaaaa’. Setelah puas berfoto kami melanjutkan silaturahim kami ke tetangga terdekat, lalu ke saudara-saudara di Tegal. Berhubung ini di Tegal, dan aku hanya setahun sekali kesana jadi aku ga kenal mereka semua.haha. sperti biasa kalo kerumah saudara-saudara mbah pasti pulang-pulang bawa makanan dan minuman, hehe. Setelah selesai bersilaturahim, kami melanjutkan berziarah ke makam mbah buyut. Berziarah sudah, bersilaturahim juga sudah, saatnya pulang dan menikmati kelezatan kupat glabet, tentunya makanan khas Tegal juga. Puas menyantap hidangan lebaran, kami beristirahat.

Banyak yang kami lakukan bersama seperti memasak nasi goreng,mengambil mangga langsung dari pohonnya, juga rujakan. Malamnya kami pergi ke alun-alun kota Tegal dengan menggunakan mobil. Aaa.. sudah lama sekali aku tak naik kincir angin, kesempatan kali ini takkan ku sia-siakan, setelah bertahun-tahun tak menaikinya kali ini bisa juga naik. Ikik. Sensasinya masih sama seperti dulu tetap terasa meneganggkan apalagi saat berhenti tepat dipaling atas, wow. Kincir terus berputar-putar, kami mulai pusing dan ingin keluar. Tapi ketika akhirnya permainan dihentikan rasanya kami ingin naik lagi. Setelah naik kincir kami beli lollipop. Setelah puas bermain kami langsung menuju lapangan alun-alun, disana kami menikmati petasan sambil makan tahu kiwil, jam telah menunjukkan pukul 8 sudah saatnya kita pulang. Tapi kami belum puas, dan kami pun memutuskan melanjutkan perjalanan kami menuju toko buku. Sudah pukul 9 toko-toko sudah mulai tutup kami pun harus pulang.

Lebaran kedua diisi dengan bertamasya ke Pantai Alam Indah, kegiatan ini kami lakukan setiap tahun, pagi-pagi jam 6 kami berangkat dengan menggunakan mobil pick up milik tetangga. Wow indahnya pantai ini. Sementara adik-adik kami berenang, aku bersama kaka dan sepupuku jalan-jalan disekitar pantai. Puas berenang dan jalan-jalan perut kami terasa keroncongan, sebelum pulang kami makan sama-sama dimobil pick up dengan menu yang sederhana namun lezat. Masakan buatan mbah emak emang paling TOP.

Sudah 9 hari kami di Tegal, sudah harus kembali ke Bogor. Malam itu tanggal 2 September kami berangkat pukul 22.00 dengan menggunakan mobil. Pukul 4.00 kami sudah tiba di Bogor. Perjalanan berajalan sangat lancar, karna masih H +2 jadi jalanan masih sepi jadi kami tak terkena macet. Stelah berlebaran dengan mbah Tegal, kali ini saatnya berkumpul bersama mbah Jakarta.
Selesai sudah semua kisah dilebaran kali ini..

Senin, 05 September 2011

Ramadhan Paling berkesan


Kisahku di Ramadhan 1432 H.  Dimulai dari perjalanan menuju Ramdhan. Bulan Ramadhan akan segera tiba, kita sebagai umat manusia harus menyambutnya dengan suka cita, untuk menyambut Ramadhan tahun ini, aku dan seluruh pelajar muslim di Bojong mengikuti pawai Ramadhan yang diselenggaraka Kelompok studi pelajar muslim Bojong Gede. Pawai kami dimulai dari kantor kecamatan dan berakhir ditempat yang sama. Kami dengan penuh semangat mengikuti pawai dari awal sampai akhir.

Ramadhan tiba, syukurku ku panjatkan pada-Mu Ya Rabb, karna telah mempertemukanku dengan Ramadhan 1432 H. Malam pertama tarawih tak sepenuh tahun kemarin, aku pun masih bisa mendapatkan shaf depan, tak seperti tahun kemarin, aku kebingungan mencari tempat untuk sholat, mungkin karna mushola dilingkungan rumahku ini sudah direnovasi lebih besar sehingga dapat menampung banyaknya jamaah yang datang. Inilah puasa pertamaku di tahun 1432 H, dengan penuh semangat aku bangun dari tempat tidurku dan segera berwudhu untuk menunaikan sholat tahajud dilanjutkan dengan tilawah sampai pukul 4, makan sahur pertamaku adalah nasi dan opor ayam special buatan ummi, mmm.. yummy. Setelah sahur selesai aku masih punya banyak waktu sebelum adzan shubuh berkumandang, kumanfaatkan saja waktunya untuk tilawah. Puasa tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin karna aku tak mau menjadi orang yang merugi. Tak lupa sholat dhuha dan sholat sunnah rawatib ku kerjakan.

Walaupun sedang puasa, itu tak menghalangiku untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Malah harusnya dibulan penuh rahmat ini kita memperbanyak aktivitas kita, insyaAllah semua aktivitas yang kita lakukan jika kita niatkan karena Allah akan bernilai ibadah yang akan dibalas di dunia ataupun diakhirat. Satu kegiatan yang selalu ada dibulan Ramadhan ini yaitu Pesantren Kilat, atau biasa disebut SANLAT, namanya aja pesantren kilat so pasti kegiatannya ga berlangsung lama. Sayang banget tahun ini ga seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan sanlat ini hanya diadakan satu hari untuk masing-masing angkatan. Semboyan sanlat tahun ini: “Singkat, Penuh Manfaat” insyaAllah. Mentornya pendiam dan belum banyak pengalaman mengajar sehingga kita cepet bĂȘte. Tapi yang paling berkesan adalah training motivasi, acara yang dilaksanakan untuk mencharge semangat kita. Bukan Cuma motivasi aja tapi trainernya jago menghipnotis orang, jadilah ada yang kena hipnotis, dikerjain deh orangnya, diganti namanya juga dibilang dia artis dan disuruh nyanyi balonku, disuruh tidur Selama satu menit juga, haha. Kita para penontonnya jadi ketagihan ngerjain temen kita, ck. Training Motivasi pun berakhir artinya berakhir pula sanlat Ramadhan 1432 H, setelah sholat dzuhur kami dipersilakan untuk pulang.

Kita anak rohis masih punya kesibukan lain, jadi kita ga pulang. Sambil nunggu mentornya datang kita bercanda ga karuan, biasa tuh si syarif dia mah ngelucu mulu, pake bawa-bawa bantalan kursi yang dia sebut kue ulang tahun, satu persatu temannya dia datangi lalu dia ucapkan “selamat ulang tahun” hahaha, kejadian saat itu bikin aku dan yang lainnya ketawa ga berenti-berenti, sampe perut sakit, yang ga kalah ga jelas dan lucu, kita bikin acara talk show with ust. Syarif, satu persatu dia tanyain dengan pertanyaan yang ga jelas, haha. Tak sadar kami telah melakukan aktivitas yang tak bermanfaat dan membuang-buang waktu, padahal waktu yang sangat sedikit itu bisa dipergunakan untuk tilawah, tapi rasa malas itu datang, sehingga memaksa kami untuk kembali bermain-main. Akhirnya rapat dimulai dan berakhir pukul 15.00.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, KSPM ngadain acara yang dinamakan SERAMBI, sekarang sudah menginjak tahun ketiga. Acaranya berisi aneka lomba-lomba, seperti pidato, MTQ, Kaligrafi, modivikasi jilbab, menghias parcel, dan nasyid. Wow seru banget acaranya, walaupun lelah kami tetap menjadi peserta yang paling semangat. Di bawah terik matahari yang sangat panas kami tetap semangat mendukung teman-teman kami yang sedang mengikuti lomba. Yah, aku emang belom jadi juara tapi aku tetep seneng banget hari itu karena Rohis SMPN 1 Boge bisa bawa banyak piala, bisa ngubuktiin kalau semangat kita membuahkan hasil, selamat ya buat temen-temen. Terus samangat, FIGTHING!

Kegiatan selanjutnya adalah menjalankan program “Buah Berkah” yang bertujuan mempererat tali silaturahim anak rohis dengan para guru, bukan hanya mepererat tali silaturahim anak rohis dengan guru tapi antar anak rohis juga. Hari itu, hari jum’at 19 Ramadhan 1432 H. Kami berkumpul disekolah pukul 9.30. Setelah tilawah dan mendengarkan tausyiah dari Ka Nana, kami mulai dengan buah berkah kami. Hari sebelumnya kami datang ke sekolah untuk mempersiapkan program buah berkah, kami membuat kartu ucapan sekaligus belajar menggambar dengan senpai Ishmah. Hari itu juga pikiran ku kacau, karena peristiwa kemarin rabu, hari penuh air mata, hampir saja aku tak datang les. Jum’at ini kami tinggal membungkus buahnya dan menambahkan kartu ucapan. Kami bekerja bersama-sama dengan semangat, disertai canda-tawa. Setelah semuanya beres, ternyata masih banyak plastik yang tersisa, seperti biasa tanganku yang tak bisa diam ini mulai iseng membungkus handphone puti dengan sisa plastik dan mengikatnya, lalu yang lain mengikuti ulahku, semakin banyak barang yang dibungkus, mulai dari hp, hadset, pulpen, sampai sampah-sampah. Sambil menunggu waktu membagikan buah kami latihan nasyid untuk penampilan besok. Lelah latihan, kami pun keluar mushola dan foto-foto. Jam menunjukkan pukul 16.00, kami mulai melancarkan aksi kami, Alhamdulillah mendapat sambutan yang baik. Pukul 17.30 kami putuskan untuk pulang.

20 Ramadhan 1432 H. Rohis ngadain acara “BUBARKAN ROHIS”, yap mungkin namanya kontroversial, tapi tenang dulu, masih ada kepanjangannya “Buka Bareng Rekan-rekan Rohis” hahahaha. Waktu rapat si acaranya mulai jam 15.30, tapi ternyata ga. Aku aja dateng hampir stengah lima, abangnya ngajakin jam segitu, hehe. Acara dimulai sekitar pukul 17.00, dimulai dengan pembukaan, sambutan, tausyiah dan muhasabah, lalu buka puasa, setelah itu sholat maghrib dan pidato oleh ust. Syarif dan ustz. Hani, juga hiburan dari tim nasyid ABC 2 yang acakadul, mohon maaf kita ga bisa nampilin sesuatu yang bagus. Acara selesai pukul 20.00. Panjang banget rangkaian acaranya dan takkan terlupakan deh.

Sudah terlewati semua rangkaian acara Ramadhan 1432 H. Liburan pun telah dimulai. Waktunya pulang kampung ke kota bahari. Tepatnya tanggal 25 Ramadhan 1432 H, pukul 5.30. Alhamdulillah jalanan masih lancar kena macet pun cuma sebentar, 9 stengah jam sampai tegal, normalnya 6 jam. Sampai pukul 15.00 disambut keluarga tegal, akhirnya sampai juga. Keluarga dari jogja baru datang tanggal 27 Ramadhan 1432 H. Bertambah rame rumah tegal, tak dapat dipungkiri, aku seneng banget dan kangen banget, gimana ga, setahun sekali kita ketemu. Menu buka puasa wajib kalo di Tegal itu tahu kiwil, aw enak banget, makan 1 atau dua aja ga cukup. Ibadah tambahan kalau di tegal, sholat tasbih, pukul 1.30 dengan badan menggigil karna airnya dingin ditambah udara dini hari yang dingin kami brangkat ke masjid tak jauh dari rumah. Di akhir-akhir Ramadhan ibadahnya tambah dinaikin karna ngejar target khatam, yaitu 6-9 juz sehari. Alhamdulillah targetnya tercapai bisa khatam 4 kali. Berakhir juga Ramadhan 1432 H, mudah-mudahan bisa bertemu dengan Ramadhan 1433 H. Welcome bulan Syawal..
Bersambung…………………………….

Kamis, 18 Agustus 2011

Seuntai kata untuk kakak tercinta

                Dengan penuh cinta kami tulis surat ini.

                Kakak ku yang amat kami cintai karna Allah. Kami mohon maaf atas segala salah yang kami perbuat, atas segala kekecewaan yang kau rasakan karna kami, kami mohon maaf. Kami tak sadar atas kesalahan kami ini, tapi kemudian saudara-saudara kami menyadarkan kami, betapa engkau mengharapkan kami datang pada hari itu. Kakaku sekali lagi maafkan kami. Engkau begitu menyayangi kami, tapi apa balasan atas kasih sayang dan perjuanganmu untuk kami, seperti sebuah peribahasa “Air susu dibalas dengan air tuba”. Segala kebaikanmu kami balas bukan dengan kebaikan tapi dengan beribu kekecewaan. Engkau begitu sabar meladeni kami, kami yang begitu manja, begitu kekanakan. Kau bujuk kami, kau arahkan kami kejalan yang baik, tapi kami malah tak mengikuti. Kami sering tak menuruti perintahmu, tak menghiraukan nasehatmu, tak menjalankan tugas darimu. Kami sering tak ikhlas mengerjakan yang kau tugaskan, kami sering mengacuhkanmu, kami sering seringgggg sekali mengecewakanmu. Bahkan kami tak pernah membanggakanmu, membahagiakanmu. Kau rela meluangkan waktumu untuk mengajari kami, untuk memberikan ilmumu pada kami. Kau berjalan menuju sekolah kami dengan keadaan sakit hanya untuk melatih kami yang besok akan mengikuti lomba. Maafkan kami, kami tak bisa memberi piala untukmu, mugkin usaha kami kurang maksimal.  Buat kami kau adalah seorang pahlawan,  walau badai menghadang kau tetap berjuang untuk kami. Terimakasih kakak.
                Jika aku boleh jujur, aku tak kuat melihat wajahmu, yang muram karna kecewa pada kami. Aku tak kuat mendengar kata-kata kekecewaanmu. Kami memang  jahat, tega melubangi hatimu.  Kami tau kau tak pernah seperti ini sebelumnya, kau tak pernah sekecewa ini. Ah kakak, entah apa yang bisa kami perbuat untuk menutup lubang dihatimu. Kami akan berusaha, berusaha memperbaiki semua ini, kami akan berusaha berbuat yang terbaik untuk rohis kami ini, kami akan berusaha kak, dengan ikhlas, dengan setulus hati kami. Kami akan terus berusaha sampai kami berhasil kak. Kami yakin kami bisa ka. Kami yakin, karna engkau yang selalu meyakinkan kami, bahwa Allah akan memberikan kemudahan bagi orang-orang beriman. 

Doa Rabithah

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini telah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan

Kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahayamu
yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami

Lapangkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakal padaMu
hidupkan dengan ma'rifatMu
matikan dalam syahid di jalan Mu
Engkaulah pelindung dan pembela
Aaaamiiinn...


                Karna Allah kau mencintai kami..
                Karna Allah juga kami mencintaimu..
                Karna Allah kami dipertemukan dengan perempuan hebat sepertimu..
                Karna Allah kita berjuang bersama dijalan dakwah ini..
                Maafkan segala salah yang kami perbuat..
                Dan terimakasih atas segala perjuanganmu untuk kami..

                                                                   Bojong Gede, 18 Agustus 2011                           

  Adik-adikmu yang mencintaimu karna Allah
               
               

Rabu, 10 Agustus 2011

Terimakasih Cinta


Terimakasih Ya Allah atas segala nikmat yang Kau berikan kepadaku..
Terimakasih Engkau masih memberikan ku umur panjang..
Terimakasih Ya Allah, atas skenarioMu yang indah ini..
Terimkasih Wahai Zat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..

Terimakasih Ummi atas sgala pengorbananmu selama 14 tahun untukku ini..
Terimakasih atas sgala kasih dan sayangmu yang  tak pernah putus..
Terimakasih Ummi atas hari ini..

Terimakasih abi atas sgala yang kau berikan padaku selama ini..
Terimakasih atas hadiah yang begitu indah ini,maaf bilaaku belum bisa membanggakanmujuga ummi..
Terimakasih..Terimakasih abi..

Terimakasih Abang, Mba,adik-adikku yang telah mewarnai hidupku sampai saat ini..
Walau kadang kalian menyebalkan..

Terimakasih temen-temen..
Atas ucapan juga doanya..
Atas cengannya beberapa hari ini..
Atas cubitannya, juga tamparannya..
Makasi udah nyebarin ultah aku ke orang-orang,haha..
Walaupun malu, tapi seneng, ampe pa He tau..
Makasi  juga udah mau luangin waktu buat bukber bareng aku..
Makasi atas kenangan indah tak terlupakan ini ya..!
Jangan lupain uji nyali kita tgl 9 ini ya!
Jangan pernah lupain ultah aku ya..hehehe

Spesial Thanks For:
1.       Allah SWT.
2.       Ummi dan Abi.
3.       Orang yang pertama ngucapin “Met Milad” (Annisa Apriliyana)
4.       Orang yang pertama, kedua, ketiga, keempat ngucapin via sms (Putri kecil, Humairah, Rifa, Hani)
5.       Sahabatku tersayang Ghaisani Jazilah Husna, makasih udah jadi penutup hari bahagia ini..

Makasiiii semua buat hari ini……………

9 Agustus 1997-9 Agustus 2011

Minggu, 31 Juli 2011

Ramadhan Tlah Tiba

Yuhuu.. Bulan Ramadhan telah tiba. Jangan sia-siakan bulan penuh berkah ini dengan melakukan hal  yang sia-sia, dan tidak bermanfaat.  Bulan dimana pahala dilipat gandakan ini hanya terjadi setahun sekali lho! So mari kita perbanyak amalan dibulan ini, dan kita cari ridho-Nya. Banyak banget sobat amalan yang bisa kita kerjakan, tapi kita melakukannya harus dengan ikhlas ya! Jangan Cuma ikut-ikutan aja. Jangan lupa kita harus punya target ya! Ini beberapa amalan yang bisa kita kerjakan:
SHOLAT
Banyak sholat yang bisa kerjakan, yang biasanya kita hanya sholat wajib, di bulan ini kita tambah deh dengan sholat-sholat sunnahnya, biar kita tambah deket sama Sang Pencipta. Sholat sunnah yang bisa kita kerjakan diantaranya:
J  Sholat sunnah rawatib
J  Sholat Tarawih
J  Sholat Witir
J  Sholat Dhuha
J  Sholat Tahajjud
J  Sholat Tasbih,dll
TILAWAH AL-QUR’AN
Pada bulan ini, kita tingkatkan tilawah kita, minimal kita punya target khatam Qur’an satu kali.. HAMASAH!

            DZIKIR AL-MA’TSURAT
                         Dzikir Al-Ma’tsurat ini bisa kita kerjakan 2kali dalam satu hari, yaitu pagi dan petang.

            MEMBERI BUKA PUASA
Jika kita diberikan Allah rezeki yang lebih, kita bisa bernagi dengan orang lain, dengan memberikan buka puasa, bisa ke tetangga, bisa juga ke fakir miskin.

            HAFALAN
Dibulan ini manfaatkan untuk menambah hafalan kita, dalam satu bulan ini minimal kita bisa menghafal juz 30.

INFAQ
Jangan lupa yang satu ini infaq, jangan takut uang kita habis ya sobat! Percaya deh Allah pasti akan membalasnya dengan yang lebih. So, perbanyak infaq kita ya!


Ramadhan

NUANSA RAMADHAN

ale... ale... ale...yahoo
Dilangit malam yang kelam bertaburan
 
Titik cahaya terang
Pemberi kedamaian bagi berjuta insan
 
Sekian banyak bintang - bintaang gemerlapan
 
Kini semakin menghilang
Ditelan sang mentari mennyongsong pagi

Selamat datang bulan Ramadhan
 
bulan penuh kedamaian
Kita semua sambut gembira
 
Hati yang suka cita

bulan Ramadhan bulan mulia
bulan penuh ampunan, walau derita melanda
kita bersabar dan tawakal

Dibulan suci ini berbuatlah yang baik
Banyak - banyak mengaji jangan mencaci maki
Karna dibulan ini diri kita diuji
Untuk bekal akherat nanti


 RAMADHAN KEMBALI

Ramadhan, ramadhan... ramadhan...
Bulan suci yang dinantikan kini telah tiba
Ramadhan kembali hadir dengan rahmat-Nya
Rindu hati terasa menanti bulan nan Indah
Yang berhias amaliah indah dan ceria.. 

Ibu.. Bapak... Ramadhan tlah tiba..
Ayo kawan sambutlah ia..
Euceu..Nyai..Ramadhan tos dugi..
Teu karaos tos teupang deui..

Ramadhan..tlah hadir kembali..

Jumat, 22 Juli 2011

Teguran Dari Sang Khalik

Kemarin Kau berikan kepadaku nikmat yang tak ternilai..
Kenikmatan hidup..
Kegembiraan bersama anugrah yang Kau berikan..

Kemarin juga Kau masih berikan sebuah kebanggaan..
Kau terus berikan itu pada ku..

Kemarin Ya Tuhan ku..
Dimanakah Engkau kini?
Apakah Engkau telah bosan memberikan nikmatMu pada ku??

Ku buka, ku ingat, ku buka  dan terus ku  ingat memoriku..
Ku lihat sebuah diary hijau..
Ku buka dan terus ku baca..

Semua tertulis..
Semua janjiku padaMu..
Janji, janji ku padaMu Ya Khalik..

Tapi nyatanya..
Aku tlah pungkiri janjiku..                                                                                                        
Aku tlah jauh dariMu..

Nikmat yang Kau berikan aku salah gunakan..
Hingga jauh dari jalanMu..
Jalan menuju syurgaMu..

Ya Allah Engkaulah yang Maha Pengampun..
Ampunilah hambaMu yang tak berdaya ini..
HambaMu yang hina ini..

Ya Allah Engkaulah  yang Maha Menerima Taubat..
Terimalah taubat hambaMu Ya Khalik..

Untaian hikmah kehidupan

Kadang susah, kadang sedih, mungkin kadang menderita..
Sedih dengan cobaan yang diterima..
Kesusahan dalam menggapai harapan..
Menderita karena kejamnya kehidupan..

Terkadang juga hidup kita senang, gembira, bahkan kadang kita sampai sombong dengan apa yang kita raih..
Kita merasa lebih baik dari orang lain..
Lebih berharga, Lebih segala-galanya..

Skenario Allah itu indah..
Kebahagiaan yang diberikan merupakan ujian, begitu pula dengan kesedihan..
Dalam kesedihan Allah menguji kesabaran kita..
Dalam kebahagiaan Allah menguji keimanan kita..

Tiap kejadian yang kita lalui penuh dengan hikmah..
Pelajaran hidup yang terkadang tak kita sadari..
Betapa cintanya Allah pada kita duhai manusia..
Berbahagialah kau menjadi seorang yang berada dalam jalan yang benar..





Bojonggede, 4 November 2010

Sabtu, 16 Juli 2011

Tentang aku

Malam itu diselimuti awan kelabu. Mengganggap rendah diriku, tak bisa apa-apa, dan tak sebanding dengan kawanku yg punya beribu kelebihan yang membuat ia disukai banyak orang. Kawanku yang selalu diberikan tugas itu tanpa memandang orang lain yang sejujurnya sangat ingin diberikan tugas seperti dia. Ya memang selalu dia, tak ada kesempatan untuk yang lainnya, tak ada kesempatan sekecil lubang jarum pun untuk orang lain. Kini aku diberikan tugas yang dulu aku damba-damkan, tapi tak ada keinginan lagi tuk mengemban tugas itu, tak ingin lagi, karna aku sadar aku memang tak punya kemampuan untuk menjalankannya. Sekalipun banyak kawan lain yang mendukung, tapi aku benar-benar tak ingin. Ya mungkin sejak kejadian malam itu aku mulai berubah menjadi orang teraneh didunia.
Sejak malam itu hapeku tak pernah aktif, sekalipun ada sms saat kakaku mengaktifkannya, tak pernah ku balas. Tak tau apa yang ada dibenakku saat itu, aku hanya merasa, aku ingin bebas, aku tak ingin memikirkan kalian, hatiku marah tanpan sebab kepada kalian semua. Tak ingin bertemu, rapatpun tak ada yang kuhadiri. Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. Aku mulai berfikir betapa merepotkannya aku, setiap hari cerita tentang apapun kepada mu kawan, aku berfikir mungkin lebih baik aku diam seperti dulu, tak pernah cerita apapun dan mencurahkannya kepada sebuah buku dengan pulpen yang siap menemani menuliskan segala rasa.
Terasa berat, berat sekali datang liqo jum'at itu. Sedikit demi sedikit ku lepaskan segala hasrat yang kemarin ku rasa. Sedikit sedikit, lama-lama hilang. Tapi apakah kau tau itu berlangsung cepat? Sampai pada saat mereka memulai pembicaraan itu. “tahun ini kamu kenapa si? Kamu beda banget, dulu kamu yang paling rajin latihan, sampe dulu marah gara-gara kita ga semangat latihan, ga mau latihan” yayayaya aku hanya bis a menghebuskan nafas, menarik nafas lalu kemudian menghembuskannya lagi.  Itu belum seberapa, sampai si kawan yang punya beribu kelebihan mulai menanggapi pembicaraan, oow aku dikucilkan aku di pojokin, oow sakit oow sakit banget digituin. Sampai aku mulai diam tanpa kata, dengan sejuta jarum yang menusuk, ku tarik dan ku hembuskan nafas lagi, dengan tatapan muka yang berharap ada pembelaan, namun tak mungkin terjadi, ku tahan saja air mata yang sudah tak sabar turun membasahi hati yang terluka.
Hari ini aku pun berat sekali untuk melangkahkan kaki datang rapat disekolah, dengan rasa berat dan tubuh yang lemas, kulangkahkan kaki menuju sekolah dengan sejuta harap tak lagi terulang kejadian kemarin.
Aku diam tanpa kata lagi, tanpa senyuman di wajah, aku hanya berusaha menyibukan diri dengan apapun. Aku hanya mendengar tawa bahagia kalian, sekalipun itu lucu bibirku tetap tak tergerak untuk ikut dengan keceriaan kalian. Bahkan aku tak ingin dengar kata yg keluar dari mulut kalian lagi saat itu. Aku lelah, hatiku pun sakit kalau harus terus begini. Sakit kalau harus terus dipaksa dan dikucilkan. Tapi mungkin aku memang salah, ya besar kemungkinan seperti itu karena aku memang manusia yang penuh kesalahan.
Ku putuskan untuk pergi keluar menghirup udara yang cukup segar ditemani sebuah buku yang kadang tak ku mengerti arti dari rangkaian katanya, begitu sulit memahami makna dari rangkaian kata yang tertulis. Lalu aku akan segera pulang ketika jam menunjukan pukul DUA. 3 menit kemudian pukul DUA tepat, aku pun mulai mengenakan sepatuku dan berjalan menuju rumah dengan sejuta kegelisahan. Sayup-sayup terdengar suara seseorang yang memanggil namaku, yang pertama tak ku hirauan begitupun yang ke dua, ku pikir dia hanya memanggilku, tapi ternyata dia terus mengikutiku. Akhirnya ku tengokkan wajahku ke belakang, ia berkata teman-teman dibelakang. Ha? Apa? Aku harus cepat aku tak mau bertemu, tak mau, aku ingin pulang, sampai di rumah aku ingin tidur tak ingin ku hiraukan mereka. 
Sampai di rumah aku langsung menuju kamar dan mencoba memejamkan mata, tapi tak bisa, hatiku terus bertanya-tanya, benarkah mereka mengejarku, tega-kah aku aku pura-pura tidur tak menemui mereka. Aku pun keluar dan mencoba menenangkan diri, pergi keluar rumah tengok kanan kiri mereka tak juga datang, yah aku tau mereka tak mungkin mengejarku, tapi saat aku keluar akan membaca buku, mereka muncul, ya mereka muncul, ya itu mereka. Mereka datang dan aku seolah tak mengganggap ada masalah terjadi barusan, aku hanya berkata santai dengan alasan yang memang benar ku lakukan tadi.
Dan inilah akhir dari keanehanku sampai hari sabtu ini, kita lihat betapa anehnya diriku pada hari selanjutnya..