Senin, 05 September 2011

Ramadhan Paling berkesan


Kisahku di Ramadhan 1432 H.  Dimulai dari perjalanan menuju Ramdhan. Bulan Ramadhan akan segera tiba, kita sebagai umat manusia harus menyambutnya dengan suka cita, untuk menyambut Ramadhan tahun ini, aku dan seluruh pelajar muslim di Bojong mengikuti pawai Ramadhan yang diselenggaraka Kelompok studi pelajar muslim Bojong Gede. Pawai kami dimulai dari kantor kecamatan dan berakhir ditempat yang sama. Kami dengan penuh semangat mengikuti pawai dari awal sampai akhir.

Ramadhan tiba, syukurku ku panjatkan pada-Mu Ya Rabb, karna telah mempertemukanku dengan Ramadhan 1432 H. Malam pertama tarawih tak sepenuh tahun kemarin, aku pun masih bisa mendapatkan shaf depan, tak seperti tahun kemarin, aku kebingungan mencari tempat untuk sholat, mungkin karna mushola dilingkungan rumahku ini sudah direnovasi lebih besar sehingga dapat menampung banyaknya jamaah yang datang. Inilah puasa pertamaku di tahun 1432 H, dengan penuh semangat aku bangun dari tempat tidurku dan segera berwudhu untuk menunaikan sholat tahajud dilanjutkan dengan tilawah sampai pukul 4, makan sahur pertamaku adalah nasi dan opor ayam special buatan ummi, mmm.. yummy. Setelah sahur selesai aku masih punya banyak waktu sebelum adzan shubuh berkumandang, kumanfaatkan saja waktunya untuk tilawah. Puasa tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin karna aku tak mau menjadi orang yang merugi. Tak lupa sholat dhuha dan sholat sunnah rawatib ku kerjakan.

Walaupun sedang puasa, itu tak menghalangiku untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Malah harusnya dibulan penuh rahmat ini kita memperbanyak aktivitas kita, insyaAllah semua aktivitas yang kita lakukan jika kita niatkan karena Allah akan bernilai ibadah yang akan dibalas di dunia ataupun diakhirat. Satu kegiatan yang selalu ada dibulan Ramadhan ini yaitu Pesantren Kilat, atau biasa disebut SANLAT, namanya aja pesantren kilat so pasti kegiatannya ga berlangsung lama. Sayang banget tahun ini ga seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan sanlat ini hanya diadakan satu hari untuk masing-masing angkatan. Semboyan sanlat tahun ini: “Singkat, Penuh Manfaat” insyaAllah. Mentornya pendiam dan belum banyak pengalaman mengajar sehingga kita cepet bête. Tapi yang paling berkesan adalah training motivasi, acara yang dilaksanakan untuk mencharge semangat kita. Bukan Cuma motivasi aja tapi trainernya jago menghipnotis orang, jadilah ada yang kena hipnotis, dikerjain deh orangnya, diganti namanya juga dibilang dia artis dan disuruh nyanyi balonku, disuruh tidur Selama satu menit juga, haha. Kita para penontonnya jadi ketagihan ngerjain temen kita, ck. Training Motivasi pun berakhir artinya berakhir pula sanlat Ramadhan 1432 H, setelah sholat dzuhur kami dipersilakan untuk pulang.

Kita anak rohis masih punya kesibukan lain, jadi kita ga pulang. Sambil nunggu mentornya datang kita bercanda ga karuan, biasa tuh si syarif dia mah ngelucu mulu, pake bawa-bawa bantalan kursi yang dia sebut kue ulang tahun, satu persatu temannya dia datangi lalu dia ucapkan “selamat ulang tahun” hahaha, kejadian saat itu bikin aku dan yang lainnya ketawa ga berenti-berenti, sampe perut sakit, yang ga kalah ga jelas dan lucu, kita bikin acara talk show with ust. Syarif, satu persatu dia tanyain dengan pertanyaan yang ga jelas, haha. Tak sadar kami telah melakukan aktivitas yang tak bermanfaat dan membuang-buang waktu, padahal waktu yang sangat sedikit itu bisa dipergunakan untuk tilawah, tapi rasa malas itu datang, sehingga memaksa kami untuk kembali bermain-main. Akhirnya rapat dimulai dan berakhir pukul 15.00.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, KSPM ngadain acara yang dinamakan SERAMBI, sekarang sudah menginjak tahun ketiga. Acaranya berisi aneka lomba-lomba, seperti pidato, MTQ, Kaligrafi, modivikasi jilbab, menghias parcel, dan nasyid. Wow seru banget acaranya, walaupun lelah kami tetap menjadi peserta yang paling semangat. Di bawah terik matahari yang sangat panas kami tetap semangat mendukung teman-teman kami yang sedang mengikuti lomba. Yah, aku emang belom jadi juara tapi aku tetep seneng banget hari itu karena Rohis SMPN 1 Boge bisa bawa banyak piala, bisa ngubuktiin kalau semangat kita membuahkan hasil, selamat ya buat temen-temen. Terus samangat, FIGTHING!

Kegiatan selanjutnya adalah menjalankan program “Buah Berkah” yang bertujuan mempererat tali silaturahim anak rohis dengan para guru, bukan hanya mepererat tali silaturahim anak rohis dengan guru tapi antar anak rohis juga. Hari itu, hari jum’at 19 Ramadhan 1432 H. Kami berkumpul disekolah pukul 9.30. Setelah tilawah dan mendengarkan tausyiah dari Ka Nana, kami mulai dengan buah berkah kami. Hari sebelumnya kami datang ke sekolah untuk mempersiapkan program buah berkah, kami membuat kartu ucapan sekaligus belajar menggambar dengan senpai Ishmah. Hari itu juga pikiran ku kacau, karena peristiwa kemarin rabu, hari penuh air mata, hampir saja aku tak datang les. Jum’at ini kami tinggal membungkus buahnya dan menambahkan kartu ucapan. Kami bekerja bersama-sama dengan semangat, disertai canda-tawa. Setelah semuanya beres, ternyata masih banyak plastik yang tersisa, seperti biasa tanganku yang tak bisa diam ini mulai iseng membungkus handphone puti dengan sisa plastik dan mengikatnya, lalu yang lain mengikuti ulahku, semakin banyak barang yang dibungkus, mulai dari hp, hadset, pulpen, sampai sampah-sampah. Sambil menunggu waktu membagikan buah kami latihan nasyid untuk penampilan besok. Lelah latihan, kami pun keluar mushola dan foto-foto. Jam menunjukkan pukul 16.00, kami mulai melancarkan aksi kami, Alhamdulillah mendapat sambutan yang baik. Pukul 17.30 kami putuskan untuk pulang.

20 Ramadhan 1432 H. Rohis ngadain acara “BUBARKAN ROHIS”, yap mungkin namanya kontroversial, tapi tenang dulu, masih ada kepanjangannya “Buka Bareng Rekan-rekan Rohis” hahahaha. Waktu rapat si acaranya mulai jam 15.30, tapi ternyata ga. Aku aja dateng hampir stengah lima, abangnya ngajakin jam segitu, hehe. Acara dimulai sekitar pukul 17.00, dimulai dengan pembukaan, sambutan, tausyiah dan muhasabah, lalu buka puasa, setelah itu sholat maghrib dan pidato oleh ust. Syarif dan ustz. Hani, juga hiburan dari tim nasyid ABC 2 yang acakadul, mohon maaf kita ga bisa nampilin sesuatu yang bagus. Acara selesai pukul 20.00. Panjang banget rangkaian acaranya dan takkan terlupakan deh.

Sudah terlewati semua rangkaian acara Ramadhan 1432 H. Liburan pun telah dimulai. Waktunya pulang kampung ke kota bahari. Tepatnya tanggal 25 Ramadhan 1432 H, pukul 5.30. Alhamdulillah jalanan masih lancar kena macet pun cuma sebentar, 9 stengah jam sampai tegal, normalnya 6 jam. Sampai pukul 15.00 disambut keluarga tegal, akhirnya sampai juga. Keluarga dari jogja baru datang tanggal 27 Ramadhan 1432 H. Bertambah rame rumah tegal, tak dapat dipungkiri, aku seneng banget dan kangen banget, gimana ga, setahun sekali kita ketemu. Menu buka puasa wajib kalo di Tegal itu tahu kiwil, aw enak banget, makan 1 atau dua aja ga cukup. Ibadah tambahan kalau di tegal, sholat tasbih, pukul 1.30 dengan badan menggigil karna airnya dingin ditambah udara dini hari yang dingin kami brangkat ke masjid tak jauh dari rumah. Di akhir-akhir Ramadhan ibadahnya tambah dinaikin karna ngejar target khatam, yaitu 6-9 juz sehari. Alhamdulillah targetnya tercapai bisa khatam 4 kali. Berakhir juga Ramadhan 1432 H, mudah-mudahan bisa bertemu dengan Ramadhan 1433 H. Welcome bulan Syawal..
Bersambung…………………………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar